Pengertian cURL

cURL adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mentransfer data dari dan ke server. Sebenarnya ada banyak perangkat transfer data layaknya cURL, namun cURL memiliki fitur yang lebih lengkap diantara perangkat-perangkat lainnya. Diantaranya dukungan terhadap HTTP, FTP, SFTP, SOCKS, TFTP, IMAP, POP3, SMTP dan lain-lain.


Script awal yang akan kita coba adalah me-load sebuah halaman web, memindai kontennya, dan mencetak kembali.
Langkah-langkah:
1. Inisialisasi Curl
2. Set URL halaman web yang akan kita load
3. Pindai dan cetak kembali konten
4. Tutup Curl

Bahasa pemrograman yang akan kita pakai dalam tutorial ini dalah PHP karena PHP memakai prinsip one-to-one mapping dimana satu aksi skrip bisa di eksekusi dalam satu baris. Contoh, dalam step 1. Inisialisai Curl bisa dibuat hanya dalam satu baris, $curl = curl_init(), dst...

Ada 4 fungsi utama yang akan kita gunakan:
1. curl_init(), untuk inisialisasi Curl library
2. curl_setopt(), untuk mengatur opsi-opsi Curl
3. curl_exec(), untuk mengeksekusi query Curl
4. curl_close(), untuk menghentikan Curl system

Selain 4 fungsi di atas ada beberapa fungsi lainnya yang bisa digunakan oleh Curl. Tapi untuk tutorial ini cukup kita pelajari yang diatas.

Fungsi curl_init() me-return request Curl. Di fungsi ini hanya ada satu opsi parameter. Jika kita memasang sebuah string sebagai parameter ke dalam cur_init(), ia otomatis akan mengenalnya sebagai URL request tadi. Untuk mengatur request itu, maka digunakan fungsi curl_setopt()

Fungsi curl_setop() memakai 3 parameter. Parameter pertama adalah untuk request URL, yang kedua opsi untuk request, dan yang ketiga value dari opsi tersebut. Ada sangat banyak opsi request yang bisa diatur contohnya, CURLOPT_URL, yang berfungsi untuk mengatur URL yang akan dipakai Curl.

Fungsi curl_exec() mengeksekusi resource script( URL yang telah di inisialisasi). Fungsi ini memakai 1 parameter dan mengembalikan (return) nilai dalam bentuk boolean, true/false.

Fungsi terakhir, curl_close() mengambil hanya satu parameter, resource script, menutupnya, dan mengosongkan aktivitas kerja script di memori.

Simple saja agar lebih memahaminya, kita langsung coba praktek dengan script awal Curl, menduplikat sebuah halaman web.

Agar fungsinya reusable kita definisikan script utamanya sebagai sebuah fungsi yang punya 1 parameter dengan nama get_web_a_page($url);

Fungsi ini akan me-return hasil eksekusi dari script Curl.



<?php
  function get_web_page( $url )
  {

          $options = array(
              CURLOPT_CUSTOMREQUEST  =>"GET",    // Atur type request, get atau post
              CURLOPT_POST           =>false,    // Atur menjadi GET
              CURLOPT_FOLLOWLOCATION => true,    // Follow redirect aktif
              CURLOPT_CONNECTTIMEOUT => 120,     // Atur koneksi timeout
              CURLOPT_TIMEOUT        => 120,     // Atur response timeout
          );

          $ch      = curl_init( $url );          // Inisialisasi Curl
          curl_setopt_array( $ch, $options );    // Set Opsi
          $content = curl_exec( $ch );           // Eksekusi Curl
          curl_close( $ch );                     // Stop atau tutup script

          $header['content'] = $content;
          return $header;
  }
?>

Sekarang kita bisa panggil fungsi di atas dan menambahkan sebuah url halaman web ke parameternya. Kemudian retrieve hasilnya dengan fungsi print_r atau sejenisnya.

<?php
$result = get_web_page('http://detik.com');
print_r($result);
?>

Jalankan scriptnya dan teman-teman sudah berhasil menduplikat sebuah halaman web!

Oke, sekian dulu artikel hari ini, semoga bermanfaat :)


EmoticonEmoticon