Kelompok Hacker Paling Berbahaya dan Paling Ditakuti di Dunia


Hacker atau peretas adalah orang yang melakukan berbagai usaha untuk merangkai kode perangkat lunak dan memanipulasi perangkat keras .
Hacker yang kini telah menjadi istilah umum di dunia komputer ini kemudian menjadi rancu ketika banyak orang menganggapnya sebagai sosok atau pelaku kejahatan berbasis perangkat sistem komputer.
Padahal tidak semua hacker melakukan kejahatan sistem komputer ini, dan mereka yang kejahatan komputer ini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai cracker.
Dalam perkembangannya, hacker sendiri kemudian terbagi menjadi dua kategori yaitu White-hat Hackers yang menggunakan keahlian teknisnya untuk pengembangan dunia komputer dan Black-hat Hackers yang menggunakan ilmunya untuk kejahatan elekronik (cybercrime). Dan inilah empat kelompok Black-hat Hacker yang paling ditakuti di seluruh dunia dan perlu Anda waspadai.

  • Anonymous

Kelompok Black-hat Hacker yang perlu diwaspadai adalah Anonymous. Kelompok anonim (tanpa nama) yang seringkali tampil dengan atribut topeng Guy Fawkes dalam film `V for Vendetta` ini pernah menyerang beberapa website besar seperti situs FBI, Departemen Kehakiman, Universal Music Group, PayPal, MasterCard, Sony PlayStation Network dan situs besar lainnya.
Kelompok yang telah memiliki jumlah anggota lebih dari 5.635 orang ini memiliki moto “Kami adalah Anonymous. Kami adalah Pasukan. Kami tidak memaafkan. Kami tidak melupakan. Tunggu Kami”. Salah satu aksi fenomenal yang pernah dilakukan Anonymous adalah ketika mereka membobol jaringan Sony PlayStation Network sebagai aksi protes atas gugatan hukum terhadap Geohot.
Geohot sendiri merupakan Black-hat hacker yang berhasil melakukan jailbreak terhadap sistem PlayStation 3 dan menampilkan proses pembobolan tersebut di situs berbagi video YouTube.

  • Milw0rm

Sebuah aksi yang berdampak besar pernah dilakukan oleh Black-hat hacker Milw0rm pada tanggal 3 Juni 1998. Sebagai aksi protes anti-nuklir, kala itu Milw0rm menyerang fasilitas riset nuklir utama milik India ‘Bhabha Atomic Reserach Center (BARC)’. Aksi yang juga dilancarkan Milw0rm ke beberapa negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Russia, dan New Zealand ini berhasil membobol firewall fasilitas tersebut, memperoleh data rahasia dari riset terbaru sebesar 5 MB, menghapus data yang ada di dua server, dan menulis pesan anti-nuklir pada situs pusat mereka.
Tak lama setelah aksi tersebut, Milw0rm kembali berhasil menyerang perusahaan hosting EasySpace. Dalam aksi ini mereka berhasil memunculkan pesan anti-nuklir dalam tempo 1 jam di 300 situs web lainnya, termasuk website FIFA World Cup, Wibledon, Ritz Hotel, Drew Barrymore, dan Keluarga Kerajaan Saudi.

  • Masters of Deception

Kelompok hakcer asal New York ini dibentuk pada tahun 1989 - dikenal sebagai pesaing berat kelompok hacker yang berbasis di Texas `Legion of Doom'. Master of Deception sempat memperkeruh jagat underground karena kerap melakukan aksinya dengan nuansa rasial.
Untuk menunjukkan kekuatan mereka, para anggota Master of Deception melakukan tindakan penyerangan yang disebut `salah satu tindakan pencurian informasi komputer terbesar yang pernah diketahui`. Menurut sebuah laporan, mereka masuk ke server untuk mencuri informasi rahasia, yang kemudian mereka jual.
Beberapa server yang berhasil mereka bobol adalah daftar transaksi kartu kredit milik artis Julia Roberts dan sistem komputer perusahaan telekomunikasi AT&T. Namun kejayaan Master of Deception berakhir ketika agen Secret Service melancarkan serangan besar dan membekuk lima hacker terbaik dari Master of Deception.
Mereka didakwa dengan perusakan sistem komputer, penyadapan ilegal, dan konspirasi. Kelimanya pun akhirnya mengaku bersalah.

  • Lizard Squad

Beberapa bulan yang lalu, sekelompok orang yang menamakan dirinya Lizard Squad telah sukses meluluhlantakkan sistem media sosial terbesar di dunia yaitu Facebook dan Instagram. Selain kedua media sosial tersebut, mereka juga berhasil menenggelamkan akses menuju MySpace, AOL Instant Messenger, Tinder dan Hipchat. Bahkan akun twitter Taylor Swift juga mengalami nasib yang sama oleh Lizard Squad pada beberapa hari setelah tumbangnya facebook dan Instagram.  
Sebelum menumbangkan Facebook dan Instagram serta website besar lainnya, Black-hat hacker Lizard Squad juga pernah merusak sistem layanan PlayStation Network (PSN) dan Xbox Live tepat pada malam perayaan Natal tahun 2014 silam. Serangan cyber yang canggih dari Lizard Squad ini memiliki ciri khas yang selalu menggunakan metode serangan dengan sebuah tools yang disebut DDoS Attack.

  • Global kOS


Global kOS ( diucapkan chaos yang berarti kerusuhan ) adalah kelompok hacker yang di dirikan oleh hacker dengan julukan AcidAngel pada tahun 1996. Anggotanya terdiri dari hacker dengan julukan AcidAngel, Assassin dan Shadow Hunter. Tujuan utama mereka adalah sepenuhnya untuk mengobrak-abrik dan menciptakan sebanyak mungkin gangguan online dalam skala global. Berbeda dengan kelompok hacker lainya yang melancarkan aksinya secara berkelompok, setiap anggota Global kOS lebih sering bertindak secara individu. Mereka juga bertanggung jawab dalam mengembangkan alat-alat hacker seperti Kos Crack, untuk cracking password, dan BattlePong, sebuah IRC flooding utility.


  • GlobalHell


GlobalHell bisa dibilang sebagai kelompok penyamun dalam jagad maya, terbukti kelompok ini telah membobol dan menghancurkan data pada lebih dari 100 situs. Mereka juga bertanggung jawab atas kerusakan situs dan perdagangan informasi rahasia yang mereka curi dari hasil aktifitas hacking. Kelompok ini terdiri dari sekitar 60 orang dan 4 orang diantaranya dalah yang paling disegani dari GlobalHell, yaitu Mindphasr aka Chad davis, Egodeath aka Russell Sanford, Zyklon aka Eric Burns. Pada tahun 1999 kelompok ini bubar usai Mindphasr selaku pendiri GlobalHell tertangkap dan dijatuhi hukuman enam bulan penjara dan denda senilai $ 8.054.

  • Masters of Deception (a.k.a MOD)


MOD dibentuk pada 1989 dan berpusat di New York, awal pembentukan kelompok hacker ini terkait dengan persaingan mereka dengan kelompok hacker asal Texas yaitu ‘Legion of Doom (a.k.a LOD) dalam menunjukan keahlian mereka dalam melakukan hacking. Kelompok hacker MOD bertanggung jawab atas “Salah satu tindakan pencurian informasi komputer terbesar yang pernah ada.” Informasi yang berhasil mereka curi akan dijual pada siapa saja yang mampu membayar dengan harga tinggi. Beberapa aksi hacking MOD yang pernah diketahui adalah aksi mereka dalam membobol sistem perusahaan multinasional Amerika ternama dalam bidang telekomunikasi yaitu AT&T dan transaksi kartu kredit milik artis Julia Roberts. Aksi brutal kelompok hacker MOD ini pada akhirnya dapat dihentikan usai tertangkapnya 5 orang hacker terbaik MOD, yaitu Phiber Optik aka Mark abene, Scorpion aka Paul Stira, Acid Phreak aka Eli ladopoulos, Corrupt aka John lee dan Outlaw aka Julio fernandez.

  • TeaMp0isoN


TeaMp0isoN adalah kelompok hacker yang beraksi berdasarkan pondasi politik dan akan mengekspos semua orang-orang kotor terkait dengan Pemerintahan Nasional yang berusaha ingin menyembunyikan kesalahan mereka. Nama kelompok TeaMp0isoN menjadi terkenal pada 2011/2012 setelah berhasil melakukan kegiatan hacking dan membobol situs besar seperti Facebook, Nato, Research In Motion (RIM) / Blacberry tak hanya itu TeaMp0isoN juga berhasil melakukan hacking pada email mantan Perdana Menteri Inggris, Tonny Baliar. Namun aksi kelompok hacker ini tidak berlangsung lama setelah ditangkapnya remaja 16 dengan julukan ‘TrCk’ yang diketahui juga sebagai pendiri dari TeaMp0isoN.

  • Chaos CompuTER cLUB


Chaos CompuTER cLUB terbentuk pada 12 September 1981 di Berlin. Aksi hacking yang membuat Chaos CompuTER cLUB terkenal adalah pada saat mereka berhasil menghancurkan sistem keamanan jaringan komputer German Bildschirmtext, mereka juga membobol dan mencairkan sejumlah uang senilai 134.000 Deutsch Marks dari Hamburg Bank. Kelompok hacker Chaos CompuTER cLUB juga bertanggung jawab atas kasus “cyberespionage” pada tahun 1989. Seperti Milw0rm, mereka juga melakukan aksi hacking terkait protes mereka terhadap pengujian nuklir Prancis. Mereka juga melancarkan aksi hacking untuk mempublikasikan sidik jari Menteri Dalam Negeri Jerman, Wolfgang Schäuble dan mengekspos perangkat spyware Trojan horse pemerintah.

  • NCPH – Network Crack Program Hacker Group

NCPH – Network Crack Program Hacker Group adalah kelompok hacker yang lahir di Cina tahun 1994 silam. Kelompok hacker ini dipimpin oleh seorang hacker dengan julukan Wicked Rose dan belakangan ini diketahui nama alinya adalah Tan Dailin, aksi hacking mereka dilancarkan terhadap banyak situs asosiasi hacker Cina. Diketahui pada tahun 2006 lalu, Wicked Rose aka Tan Dailin menciptakan sebuah software yang akan digunakan untuk menyerang Departemen Ketahanan Amerika dan software tersebut diberi nama GinWui. Meskipun telah banyak melakukan peretasan di banyak situs, tapi sampai sekarang belum diketahui seberapa besar dan berpangaruhnya kelompok hacker yang satu ini.

  • The Level Seven Crew


The Level Seven Crew atau juga dikenal sebagai Si Tingkat Tujuh, Tingkat 7 atau L7. Nama kelompok hacker yang satu ini diyakini terinpirasi dari syair terkenal milik Dante Alighieri, “The Inferno.” yang secara luas juga bisa diartikan sebagai neraka tingkat ke tujuh. Aksi peretasan yang mereka lakukan cenderung ke arah “hacktivism,” yaitu suatu bentuk aktivisme online dan bukan untuk sekedar memperoleh keuntungan pribadi. Tercatat pada tahun 1999, The Level Seven Crew berhasil membobol dan melumpuhkan lebih dari 60 sistem komputer, termasuk dari NASA, The First American National Bank dan Hotel Sheraton selain itu mereka juga berhasil menyusup kedalam website Kedutaan Besar AS yang berada China dan membombardirnya dengan pesan-pesan rasis untuk memprotes Amerika Serikat.

  • LulzSec

LulzSec adalah kelompok hacker yang terdiri dari 4 anggota inti dan dibentuk pada tahun 2011. Nama LulzSec diketahui diambil dari kata LOL ( Laughing Out Loud ) yang juga bisa diartikan “tertawa terbahak-bahak”, nama kelompok ini memang cocok dengan motto yang mereka gunakan yaitu “Menertawakan Sistem Keamanan Anda Sejak 2011”. Sejumlah situs yang berhasil mereka bobol adalah Fox.com, X-Factor, Sony, Nintendo, CIA, dan FBI mereka juga mempunyai kebiasaan untuk memamerkan kelemahan dari sistem yang berhasil mereka retas, mereka juga mempunyai hobi mengganti tampilan antar muka situs-situs yang mereka retas dengan pesan-pesan sarkastis atau ejekan. Namun eksistensi kelompok hacker ini pada akhirnya harus berhenti usai tertangkapnya pendiri LulzSec yaitu Sabu aka Hector Monsegur. Setelah tertangkap, Sabu pun membantu aparat kepolisian untuk melacak anggota Lulzsec lainnya yaitu Ryan Cleary, Jake Davis, Tflow aka Mustafa al-Bassam dan Kayla/KMS aka Ryan Ackroyd.
  • N45HT

N45HT atau Noesantara 1945 Hacker Team adalah team dari Indonesia yang dibentuk pada tanggal 8 Mei 2016 oleh ShinChan, MRY, Broken Angel, dan Kill Me. N45HT dikenal dengan membernya  seperti SCYTHE404_LOL, siluman.nanas, FRU_403, kasian, ShinChan.
Kelompok hacker ini bukanlah kelompok hacker besar ataupun underground, jadi elu kaga perlu takut sama grup hacker ini :v
Meskipun bukan grup hacker besar, tapi grup hacker ini juga pernah meretas situs-situs besar, seperti situs International Language Programs, Situs Akamemi Thailand, Situs Akademi India, Situs Pemerintahan Brazil, dan yang terakhir adalah situs Kabupaten Sidoarjo.
N45HT juga selalu open member, jadi kalau ada yang minat/ingin join ke grup N45HT bisa langsung join ke facebook https://www.facebook.com/groups/N45HTOfficial/, ataupun kontak admin disini N45HTShinChan / SCYTHE404_LOL .

oke, sekian dulu artikel hari ini, semoga dapt menambah wawasan sahabat N45HT. terimakasih sudah membaca ^_^


EmoticonEmoticon